Tati Farida

Asallamu'allaikum wr.wb Terlahir pada tanggal yang cantik pada 01 Januari 1991 dari Kabupaten Bekasi Allhamdulillah mendapatkan jodoh Dari Serambi Mekah...

Selengkapnya

Impian yang tertunda

Kelapangan dada harus ada disetiap kehidupan manusia, seperti tidak diterimanya di Perguruan tinggi Negeri impian , mengapa saya memilih ambil bidang pendidikan dan keguruan, karena saya terinspirasi oleh Alm Kakek saya, Jabatan terakhir beliau sebelum sakit adalah kepala sekolah, seorang kepala sekolah yang sangat di banggakan oleh para guru guru di sekolah nya dan membuat sekolah lebih maju, ibu saya sebelum memasuki dunia bisnis adalah seorang Guru juga, namun Rezeqi belum memihaknya saat test seleksi PNS, maka dari itu saya harus berjuang lebih untuk meneruskan generasi perjuangan kakek saya karena dalam garis keturunan keluarga saya pun adalah Seorang Pendidik .

ketika teman teman saya dengan senangnya mengabarkan bahwa lulus di kamous yang di impikan saya hanya bisa berlapang dada menerima kenyataan, sempat saya mencoba mendaftar ke Sekolah tinggi Perguruan swasta, dan sudah lulus tes, namun tetapi entah kenapa hati tidak begitu sepenuhnya dalam menjalaninya walawpun sudah diterima,apakah mungkin hanya ego sesaat mempunyai kecemburan kepada teman teman yabg sudah sukses lulus ke PTN ataupun Kampus Swasta pilihan nya .

Saya tetap tersenyum dan memberikan selamat kepada teman teman apalagi teman terdekat saya ada yang melanjutkan pendidikannya ke jogjakarya,bandung,dan jakarta. bisa terbilang kami satu geng hanya saya yang memang ekonominya kelas bawah. namun mereka sangat merangkul saya dengan bagaimanapun keadaan saya baik waktu masih satu sekolah ataupun dluar sekolah,senyum lepas saya untuk kalian semua ada yang mengambil jurusan manajemen,keguruan,dan juga jurnalis.

lalu,harus kemana kaki ini melangkah?

keduaorangtua saya hanya bisa mensupport dengan Do'a, saya yakin orangtua saya juga punya keinginan untuk mengkuliahkan saya,tapi dengan keadaan ekomomi yang sedang tidak stabil apa daya, waktu terus berlalu jika saya hanya diam dan merenungkan nasib tidaklah ada manfaat nya .

Tapi dalam setiap sujud saya selalu berdoa dan mempunyai keyakinan semoga rencana Allah lebih baik kedepannya, saya yakin kenyataan yang saya alami saat ini hanyalah sebagai mimpi yang tertunda.

keyakinan yang selalu melekat,sehingga membuat saya harus berfikir lebih keras untuk mencari solusi demi menggapai imoian masu perguruan tinggi Negeri.

Tati Farida

Part 3

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Semangat terus tuk gapai asa dan cita. Sukses selalu dan barakallahu fiik

16 May
Balas

Aminn.. Semangat selalu seperi bunda kuuuuu..

16 May
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali